KUNJUNGAN INDUSTRI PT. GUNUNG SLAMET
LAPORAN
Diajukan untuk memenuhi salah satu
syarat kelulusan nilai tugas
Ulangan Akhir Semester (UAS)
DisusunOleh
:
Hiya Nalatissifa (12153862)
Program
Studi Managemen Informatika
Akademi
Managemen Informatika dan Komputer BSI Tegal
Tegal
2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
menganugerahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada akhirnya penulis dapat
menyelesaikan Laporan tentang “Kunjungan Industri PT. Gunung Slamet”. Dimana
laporan ini penulis sajikan dalam buku yang masih sederhana.
Tujuan penulisan Laporan ini dibuat untuk mengetahui
system informasi yang digunakan pada PT. Gunung Slamet. Tak lupa penulis
mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu membuat membuat
Laporan ini, sehingga Laporan ini dapat terselesaikan dengan baik, Terutama
kepada:
1.
Allah
SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan
ini dengan baik.
2.
Warjiyono,
M.Kom selaku dosen PA kelas 12.3A.35 Jurusan Manajemen Informatika AMIK BSI
Tegal.
3.
Orang
tua dan keluarga yang telah memberikan dorongan motivasi maupun materi dalam
menyelesaikan Laporan ini.
4.
Serta
rekan-rekan kelas 12.3A.35 jurusan Manajemen Informatika AMIK BSI Tegal
Penulis menyadari bahwa penulisan Laporan ini masih
jauh dari kata sempurna, untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang bersifat
membangun demi kesempurnaan penulisan dimasa yang akan datang.
Akhir kata semoga Laporan ini dapat berguna bagi
penulis khususnya dan bermanfaat bagi para pembaca yang berminat membaca pada
umumnya.
Tegal, 26 November 2016
Penulis
DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL LAPORAN
KUNJUNGAN INDUSTRI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
BAB I PENDAHULUAN
1.1.Tujuan
1.2.Manfaat
BAB II PELAKSANAAN
2.1. Waktu
Pelaksanaan
2.2. Rundown
Acara
2.3. Materi
Kunjungan
3.2.1.
Profil Teh Poci
3.2.2.
Sejarah Teh Poci
3.2.3.
Asal usul Minuman Teh
3.2.4.
Penyebaran Teh Dunia
3.2.5.
Proses Produksi Teh Poci
2.3.
Dokumentasi
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2
Saran
DAFTAR GAMBAR
Gambar
II.1 Proses Produksi Teh Poci
Gambar
II.2 Macam-macam teh
Gambar
II.3 Macam-macam bunga melati
Gambar
II.4 Mesin Produksi
Gambar
II.5 Mesin Baceman dan
Pewangian
Gambar
II.6 Mesin Quality
Control
Gambar
II.7 Java Jasmine Tea
Gambar
II.8 Proses Pengeringan 1
Gambar
II.9 Proses Baceman dan
Pewangian
Gambar
II.10 Proses pengeringan tahap
2
Gambar
II.11 Proses Pengemasan
Gambar
II.12 Profil Teh Poci
Gambar
II.13 Sertifikat PT. Gunung Slamat
Gambar
II.14 Sertifikat BPOM PT. Gunung Slamet
Gambar
II.15 Tampilan Teh Cap Poci
Gambar
II.16 Tampilan Teh Cap Botol
Gambar
II.17 Tampilan Teh Celup
Sosro
Gambar
II.18 Tampilan Kemasan Teh
Tasseo
Gambar
II.19 Kemasan Teh Sadel,
Berko, Sepatu
Gambar II.20 Ukuran
Kemasan Teh Poci
Gambar II.21 Tampilan
Penerimaan Kunjungan Industri
Gambar II.22 Tampilan
Sesi Materi Kunjungan Industri
Gambar II.23 Foto
Bersama Kunjungan Industri
Gambar II.24 Latihan
Proses Pengemasan
DAFTAR TABEL
Tabel II.1 Roundown Acara
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan Laporan Kunjungan
Industri pada PT. Gunung Slamet yaitu :
a.
Sebagai salah satu syarat untuk memenuhi nilai tugas kuliah pada program D3 Jurusan Manajemen Informatika, AMIK BSI Tegal.
b.
Mengetahui profil dari PT. Gunung Slamet
c.
Untuk
mengetahui sistem informasi yang digunakan pada PT. Gunung Slamet
d.
Mengetahui strategi pemasaran yang digunakan oleh PT. Gunung
Slamat
e.
Melihat
secara langsung bagaimana proses pembuatan teh pada PT. Gunung Slamet
f.
Untuk
mengetahui produk apa saja yang dibuat oleh PT. Gunung Slamet
1.2. Manfaat
Adapun manfaat dari pelaksanaan Kunjungan Industri
pada PT. Gunung Slamet yaitu:
a.
Mendapatkan
pengetahuan tentang profil dan sejarah singkat PT. Gunung Slamet
b.
Mengenal
dunia kerja dengan lebih dekat sehingga dapat mengetahui pembuatan teh
khususnya pada PT. Gunung Slamet
c.
Dapat
melihat secara langsung cara kerja produksi pada PT. Gunung Slamet
d.
Dapat
mengetahui strategi pemasaran dan Sistem Informasi yang digunakan oleh PT.
Gunung Slamet.
BAB II
PELAKSANAAN
2.1 Waktu
Pelaksanaan
Waktu pelaksanaan kunjungan industri PT. Gunung Slamet
pada hari Rabu, 23 November 2016. Pukul 08:00 – 12.00 WIB.
2.2
Rundown Acara
No
|
Keterangan
|
Waktu
|
1.
|
Persiapan
Keberangkatan Kunjungan Industri
|
08:00 – 08:15
|
2.
|
Keberangkatan dan Sampai
Di Tempat Kunjungan Industri PT. Gunung Slamet
|
08:15 – 09:00
|
3.
|
Penyampaian Materi tentang PT. Gunung Slamet
|
09:15 – 10:00
|
4.
|
Sesi pertanyaan seputar PT. Gunung Slamet
|
10:00 – 10:30
|
5.
|
Melihat Kegiatan Proses Produksi PT. Gunung Slamet
|
10:30 – 11:30
|
6.
|
Istirahat+Minum
Es Teh Di Taman
|
11:30 – 11:45
|
7.
|
Pulang
Ke Kampus AMIK BSI Tegal
|
11:45 – 12:30
|
Tabel II.1
Rundown Acara
2.3
Materi
Kunjungan
2.3.1.
Profil Teh Poci
Setiap kali kita meniatkan untuk melakukan sesuatu, kita harus
menguji terlebih dahulu apakah niat kita itu baik dan benar? Jika
semuanya cocok dalam hati dan pikiran, kita harus melaksanakan niat baik
dan benar itu secara tekun dan fokus. TeRUJI adalah langkah-langkah yang
saya pakai selama ini untuk menghadapi setiap tantangan dan masalah hidup.
Tenaga kerja PT.GUNUNG SLAMAT tercatat pada 20 November 2016 adalah 2.908
tenaga kerja. Yang terdiri dari tenaga kerja Wanita 2.385 orang 82,36% dan Pria
513 orang 17,64%.
2.3.2.
Sejarah Teh
Poci
Berawal dari bisnis keluarga Sosrodjojo pada tahun 1940, dengan
produk bermerek Teh Cap Botol. Pada tahun 1953, bisnis keluarga Sosrodjojo
berkembang menjadi PT. Gunung Slamet,
yang sampai sekarang menghasilkan berbagai variasi produk dengan merek :
a.
Poci, Botol,
Sosro.
b.
Tasseo, Sadel,
Terompet.
c.
Berko dan
Sepatu.
2.3.3.
Asal usul
Minuman Teh
Kaisar Shen
Nung hidup sekitar tahun 2737 sebelum masehi. Konon sang Kaisar merebus air di
bawah pohon, Angin bertiup, beberapa helai daun jatuh kedalam rebusan air
sewaktu sang Kaisar meminum rebusan tersebut, ia merasa bahwa air yang
diminumnya lebih sedap daripada air putih biasa, dan menjadikan badan lebih
segar. Daun
yang terseduh kedalam rebusan air sang Kaisar adalah daun Teh. Dan sejak saat
itu lah mulai dikenal dan disebarkan.
2.3.4.
Penyebaran Teh
Dunia
Tanaman teh mulai dikenal di
Indonesia sejak tahun 1686, oleh seorang Belanda Dr.Andreas Cleyer. Pada saat
itu tanaman teh hanya dikenal sebagai tanaman liar. Baru pada tahun 1828,
dimana pemerintahan Gubernur Bosh (Indonesia pada saat itu sedang dijajah oleh
Belanda), teh menjadi salah satu tanaman yang harus ditanam oleh rakyat tanam paksa (Culture Stelsel).
2.3.5.
Proses Produksi
Teh Poci
Gambaran umum proses produksi teh poci modern menggunakan bahan
baku, alat produksi.
Gambar
II.1
Proses
Produksi Teh Poci
a.
Bahan baku
pembuatan Teh Poci :
1.
Teh
Teh adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan
cara menyeduh dan, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman
Camellia Sinensis dengan air panas.
Berikut beberapa jenis teh yang dipakai PT. Gunung Slamet, serta sedikit
penjelasannya:
a. Green Tea : Teh hijau dibuat
dari daun teh dengan cara dikukus. Untuk membuat teh hijau, daun teh segera
dikeringkan dan dipanaskan untuk mencegah daun terfermentasi. Teh hijau
mengandung sekitar 25 miligram kafein per cangkir. Dan jenis teh ini lebih
halus rasanya jika dibandingkan dengan teh hitam. Green tea terdiri dari
senyawa seperti katekin, kafein, Theanine serta berbagai vitamin dan mineral.
b. Teh Hitam : Teh hitam menyumbang sekitar 75 % dari konsumsi teh global.
Jenis teh ini dibuat dari daun tanaman camellia sinensis, yang digulung,
difermentasi, kemudian dikeringkan dan dihancurkan. Teh hitam mengandung kafein
tertinggi dan memiliki rasa yang sedikit pahit, yaitu sekitar 40 miligram
kafein per cangkir. Teh hitam sangat bagus bagi orang yang membutuhkan banyak
energi dengan cepat. Namun bagi Orang yang sensitif kafein, sebaiknya menghindari
mengkonsumsi teh hitam.
c. Teh Putih : Teh putih adalah terbuat dari segala jenis teh teroksidasi. Ini
adalah jenis teh yang paling ringan dari segi rasa, dan seperti terbuat dari
daun teh pucuk muda. Teh putih memiliki sifat anti kanker yang paling ampuh.
Selain itu teh putih sangat rendah kafein (15mg percangkir), sehingga menjadi
pilihan yang baik bagi orang yang sensitif kafein. Kandungan antioksidan lebih
tinggi, karena proses pembuatannya tidak banyak.
d. Oolong Tea : Teh Oolong mirip
dengan teh hitam, dan difermentasi hanya dalam waktu singkat, sehingga
memberikan rasa yang kuat pada teh oolong. Teh oolong hijau memiliki kandungan
kafein lebih rendah, sementara teh oolong hitam memiliki kandungan kafein yang
lebih tinggi sekitar 30 miligram kafein per cangkir. Teh oolong memiliki
antioksidan yang lebih tinggi dari pada teh hijau.
Gambar
II.2
Macam-macam
Teh
2.
Bunga Melati
Bunga Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang
tegak yang hidup menahun. Berikut ini merupakan jenis bunga melati yang
digunakan oleh PT.GUNUNG SLAMAT(TEH POCI) dalam proses pembaceman dan pewangian
minuman teh poci seperti:
1.
Melati Putih :
Bunga melati yang dalam bahasa Inggris didebut Arabian Jasmine memiliki
anama latin Jasminum Sambac.
2.
Melati Gambir :
Nama latin tumbuhan ini adalah Jasminum Offcinale yang dalam bahasa
Inggris dikenal dengan Common Jasmine.
Gambar
II.3
Macam-macam
Bunga Melati
3.
Alat Produksi
pembuatan Teh Poci :
1.
Mesin Pengering
Mesin
Pengering adalah alat produksi yang digunakan untuk mengeringkan campuran teh,
bunga melati, air. Yang melalui tahap pengeringan 1 dan tahap pengeringan 2.
Gambar
II.4
Mesin Produksi
2.
Mesin Baceman
dan Pewangian
Mesin
Baceman dan Pewangian adalah alat yang digunakan untuk menyerap aroama wangi
dari bunga melati.
Gambar II.5
Mesin Baceman dan Pewangian
3.
Mesin Quality
Control
Mesin
Quality Control ini digunakan untuk menguji kelayakan hasi produksi teh
poci untuk dipasarkan dan di konsumsi oleh konsumen, dimana Quality Control ini
menggunakan alat di Laboratorium uji coba maupun dengan survey dari
penikmat teh poci.
Gambar II.6
Mesin Quality Control
4.
Proses produksi
Teh Poci adalah sebagai berikut ini :
1.
Menyiapkan
bahan bahun Teh Hijau (Java Jasmine Tea).
Gambar
II.7
Java Jasmine Tea
2.
Pemasakan
teh/Pengeringan tahap 1
Meruapakan
proses awal pembutan teh wangi untuk membentuk warna dan aroma khas Teh Wangi
Melat (Java Jasmine Tea).
Gambar
II.8
Proses
Pengeringan 1
3.
Baceman dan
Pewangiaan (Bunga Melati),
Pembaceman adalah proses persiapan teh sebelum
proses pewangian, dalam proses ini dilakukan penambahan air untuk melembabkan
teh.. Tujuan proses ini adalah membentuk warna dan mengurangi reaksi eksoterm
teh pada saat kontak dengan bunga melati.
Pewangian
adalah proses inti pembuatan wamgi, dimana dalam tahapan ini terjadi penyerapan
aroma dari bunga melati dan bunga gambir oleh teh yang telah dipersiapkan pada
proses sebelumnya (pembaceman).
Gambar
II.9
Proses
Baceman dan Pewangian
4.
Pengeringan
tahap 2.
Merupakan proses penurunan kadar air setelah proses pewangian.
Gambar II.10
Proses
pengeringan tahap 2
5.
Pengemasan
Pengemasan
adalah proses akhir produksi Teh Poci. Yaitu mengemas teh yang sudah jadi ke
wadah yang telah disediakan dengan menggunakan bantuan tatakan, alat pengambil
teh. Selanjunya teh dimasukkan pada kemasan teh poci ukuran kecil, sedang, dan besar.
Gambar
II.11
Proses
Pengemasan
Gambar
II.12
Gambar
II.13
Sertifikat
PT. Gunung Slamat
Gambar
II.14
Sertifikat
BPOM PT. Gunung Slamat
Gambar
II.15
Gambar
II.16
Gambar
II.17
Gambar
II.18
Tampilan
Kemasan Teh Tasseo
Gambar
II.19
Kemasan
Teh Sadel, Berko, Sepatu
Gambar
II.20
Gambar
II.21
Tampilan
Penerimaan Kunjungan Industri
Gambar
II.22
Tampilan
Sesi Materi Kunjungan Industri
Gambar
II.23
Foto
Bersama Kunjungan Industri
BAB III
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
Kunjungan industri adalah melihat secara langsung proses produksi
dari suatu perusahaan, mengetahui
sejarah dari suatu perusahaan, mengetahui strategi
pemasaran yang digunakan oleh perusahaan dan mengetahui sistem informasi dari suatu
perusahaan.
3.2.
Saran
1.
Dosen lebih
mengatur lagi mahasiswanya agar menaati taat tertib dalam kunjungan industri.
2.
Diadakannya kunjungan industri secara kontinu
3.
Pihak
Perusahaan kunjungan industri sebaiknya lebih mempersiapkan lagi dalam
penyajian pertemuan dengan instansi pendidikan.